Beranda» Karya Sastra » Puisi » UJIAN . UJIAN . Rabu, SAJAK UJIAN NASIONAL. Telah mengurat pena dan buku ini di pikiranku, tentang. momok ujian nasional. selalu saja menghantui jiwa kerdilku yang. mulai berani angkat senjata. maha guruku bahkan melatihku dengan 100 jurus pamungkas. Allahmembenci hambaNya yang berkeluh kesah. Dunia adalah ujian. Siapkan diri menyikapi ujian dengan sholat dan perbanyak zikir padanyaNya. Sesuai dengan sabda Allah SWT dalam (QS. At Thaha:14) : "Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku". SEPUTARLAMPUNGCOM - Simak berikut ini adalah 10 contoh kumpulan puisi dengan tema Kemerdekaan HUT RI ke-77 dengan penuh makna, menyentuh hati dan mengenang sejarah.. Menjelang HUT RI ke-77 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2022, puisi adalah salah satu penampilan favorit pada acara yang diselenggarakan.. Puisi kemerdekaan Indonesia bisa menjadi bentuk penghargaan bagi para pahlawan Indonesia PuisiTentang Ujian 1 Bait 9 Baris Oleh Arbani Yasiz. Aku berbuat baik.. Tapi mereka menghakimi.. Aku sadar ini adalah ketentuan Tuhan.. Yang sedang mengajarkanku keikhlasan.. Ya Allah.. Jika ini. Kalaululus, insyaAllah abah akan kongsikan dengan sahabat semua tentang ujian itu. Doakan abah ek! Dingepek oleh Abah Mui'zz pada Monday, May 11, 2009 0 komen2 sahabat. Katakunci kutipan dari sumber lain, peribadi. Banyak kisah tentang hidup dan kehidupan yang boleh dikongsi, boleh diteladani, boleh dicontohi. Abah harap dapat menulis 5dYKw. Puisi tentang Kehidupan yang Pahit untuk Caption di Instagram, foto Unsplash/Gadiel LazcanoPuisi tentang Kehidupan yang Pahit untuk Caption di InstagramPuisi tentang Kehidupan yang Pahit untuk Caption di Instagram, foto Unsplash/Tiago BandeiraKopi yang terseduh dengan sedu sedanMengisyaratkan bahwa airnya itu polosSebening mata yang enggan kemarauMelawan parau pda titisan risauEntah berapa kali adukan ituLarutnya gula seiring manisnya sebuah harap yang mengendapBercampur panasnya air pengharapandalam kental bubuk kopi kepasrahanYa, berserah dalam cawan kehidupan“Minumlah selagi hangat!”“Aku lupa cara mendewasakan pahit.”Ketika hati masih sibuk berseteru dengan pekatTiada rasa nikmatHanya pahit yang semakin menjeritHingga menjepit ulu doa-doa sebelum pamitKemarau hanya menunggu tulus yang belum sempat terendusTak ada yang mustahil bila di mata sediah melawan sedihMeski perih itu,Kopi yang tersisa kemarin, hari ini, atau nantiKuharap kamu….Ya hanya kamu….* Dikutip dari Antologi Puisi 'Sepercik Ungkapan Pujangga Semeru', Diyan Fakih 202212Seberapa seringkah kita tertawa,Padahal hati tengah dirundung duka?Seberapa seringkah kita bahagia,Padahal pilu tengah keras menghantam dada?Seberapa sering?Bagaimana rasanya?Kawan, sebagian manusia memang terlatih untuk berpura-puraPahit-sulit kehidupan tlah mengajarkan bahwa kesedihan itu adalah untuk ditelanPedih-perih kenyataan tlah mengatakan bahwa luka itu bukan untuk dibagikanBetapa pun di hati tertoreh luka yang masih menganga,Mereka tetap saja riang bercandaMengundang orang lain untuk berbahagia sedemikian rupaSemakin pedih lukanya, kian renyah canda tawanyaSemakin lebam memar sakitnya, kian keras bahak gelaknyaMiris,Seolah ia tengah menertawakan sedihnya sendiriIronis,Tak memberi jeda sedikit pun bagi air mata di dua pipiRahasianya tersembunyi rapi dibalut raut yang pura-pura* Dikutip dari Bukan Sajak - Bukan Puisi, Hanya Sehimpun Jejak Aksara Hati, Adi Wahyudin 2020138Hitam tak selalu kotorPahit tak selalu menyedihkanSiapa yang harus segera disingkirkanMerekalah para koruptorPenjemuran dan penggilinganMenjadikan secangkirmu terasa nikmatMelalui tempaan dan tumbukanMental seseorang menjadi kuatPahit manismu ibarat getir dan indahnya kehidupanAkan terasa nikmat jika kita padukanMenikmati secangkirmu tak boleh buru-buruDalam hidup kita harus saling bahu-membahuHirup aromanya dan teguk perlahanBersyukurlah atas karunia dari Yang Maha RahmanWalau hidup ini beratSemua itu adalah proses agar lebih hebat* Dikutip dari Antologi Puisi Kopi Kehidupan, Mr. Sae 202022Kita pendam diam-diam pahitnya kehidupan, kopi yang teradukMenyerap hakekat perjuangan, mengecup pasang-surutnya hidupBetapa pahit kopi menjadi pengalaman hidup untuk kita regukKita aduk kopi berulang kali dalam persenyawaan kenikmatanSeiring imajiner percakapan kita yang guyub tak berkesudahanMendedahkan permasalahan yang membuat kita tetap semangatBerjuang, jangan pernah menyerah, bertapa pengalaman hidupSeperti kopi pahit, tiada henti kita selalu semangat berusahaSeiring takdir bergulir karena ujian Tuhan tanda sayang pada kitaHingga mengangkat harkat kita ke taraf hidup yang lebih tinggiKita pendam diam-diam pahitnya kehidupan, kopi yang teradukHikmat prosesi menghayati suka dan duka dalam kehidupan kitaPasrah pada kenyataan, karena roda kehidupan terus berputarMari kita terus reguk kopi, yang pahitnya matangkan perenunganSeiring denyut hakekat laku bathin kita yang terus berlanjut* Dikutip dari Kumpulan Puisi Memo Kemanusiaan, Akhmad Sekhu 202235Laut itu biruLangit itu gelapTetapi aku selalu menatapnyaMenanti seorang datang menolongkuHarapan selalu menjadi hal yang sangat berartiAku selalu berpikirBerpikir dalam diamMenyerukan setiap keluh kesah pada malamMenghirup setiap asap pahit kehidupanTiada hidup yang tak berartiKarena Tuhan tak menghendaki hidup tanpa artiKalau hujan turun aku bersimpuh dalam kamarMenanti waktu hitam-putih habis ditelan pengalamanPahit dan manis kehidupanAku tidak menangis juga tidak bersedih dikala kehilanganTidak ada hakikat itu dalam hidupkuAku selalu diamPenanti sang penolong datangDatang ke sisikuMengisi yang kosong dalam diriku* Dikutip dari Kutemukan Diriku dalam Iringan Pena Puisi, Tim Jurnalistik PPM Al-Kautsar 2022148 Kisah Web - Kehidupan adalah perjalanan singkat yang melelahkan, melenakan dan penuh cerita. Sejak lahir hingga menutup mata, seorang tentu memiliki kisah-kisah dalam hidupnya. Oleh sebab itu izinkan kami untuk menyuguhkan kumpulan puisi kisah hidup yang bisa digunakan sebagai refleksi hidup ada suka dan duka, ada cinta, ada dusta dan balado rasa lainya. Hidup adalah festival atraksi yang umur dalam hidup tidak tentu berkah, singkat hidup bukan berarti tak bernilai. Yang jelas, hidup adalah gerbang menuju kematian. Sedangkan kematian adalah gerbang kehidupan bukan sekadar bernapas dan menjalaninya dalam mengisi hari. Setiap apa apa yang dilakukan akan dimintai pertangung jawaban. Baik dibalas baik, buruk akan dibalas dengan lebih buruk. Untuk beberapa kasus, ada pahala yang dilipat gandakan dan pahala yang bisa menghapus dosa. Hidup, bagi sebagian orang haruslah berguna bagi yang lainnya. Bagi kelompok lain, hidup adalah perjuangan mengentaskan diri dari belenggu. Bagi sebagian lagi, hidup adalah sebuah panggung hiburan. Setiap orang memaknai hidupnya sesuai dengan kondisi yang beirkut ini adalah beberapa puisi kisah hidup sebagai refleksi diriJilid 1, 5 Kumpulan Puisi Kehidupan Yang Singkat1 Dipanggil Wawan SyafusAku masih berlumur tinta hitamSore itu aku tak sempat membersihkan diriIbu tiba-tiba memanggil Tak bisa aku menolaknyaAku pulang dalam tangan dan kaki yang kotorMasih berlumur sisa maksiatHari yang singkatPaginya aku sudah ditanya malaikat2 Puisi Terakhir WS RendraHidup itu seperti uapyang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap!Ketika orang memuji milikkuaku berkata bahwa ini hanya titipan sajaBahwa mobilku adalah titipan-NyaBahwa rumahku adalah titipan-NyaBahwa hartaku adalah titipan-NyaBahwa putra-putriku hanyalah titipan-NyaTapi mengapa aku tidak pernah bertanya,"Mengapa Dia menitipkannya kepadaku?"3 Singkat AnonimusKemarin lahirHari ini sekolahBesok bekerjaLusa matiSebegitu singkatnya4 Perjumpaan Wawan Syafus Kita akan dijumpakan pada ujung Ujung itu adalah pintu Pintu menuju awal kekekalanKekekalan yang dibangun dari perhitunganPerhitungan dari seluruh perbuatanMaka jagalah perbuatanmu ituHidupmu adalah pintu kekalmu5 Walau SutardjiWalau penyair besarTakkan sampai sebatas allahDulu pernah kuminta tuhanDalam diriSekarang takKalau matiMungkin matiku bagai batu tamat bagai pasir tamatJiwa membumbung dalam baris sajakTujuh puncak membilang-bilangNyeri hari mengucap-ucapDi buti pasir kutulis rindu-rinduWalau huruf habislah sudahAlifbataku belum sebatas allahJilid 2, 6 Puisi Cobaan, kegagalan dan perjalanan hidup1 Bangkit Wawan SyafusJangan berharap hidup selalu bahagiaJangan juga berfikir bahwa kesedihan tidak akan ada habisnyaKawan, terpeleset lalu jatuh itu hal biasa Asal masih bisa bangkit lagiKetahuilah bahwa pondasi sukses adalah kemampuan pergi dari kegagalanKawan, bangkitlahBangun dan jemputlah masa depan cerhamuMulailah langkah dengan bismillah1 langkahmu itu lebih baik daripada berdiam diri meratapi keterpurukan2 Salah Kaprah Wawan SyafusCahaya palsu akan membuat GELAPMakanan haram hanya akan membuat LAPAR DUNIASenyum dan tawa palsu akan berujung senduWahai penipu, jangan sampai tertipu dengan tipuanmuJangan juga tersesat pada rimba yang engkau buatJangan salah kaprah menilai diriSeolah bersinar, padahal hatimu pekatKaya harta tapi miskin hatiCerdas akal tapi bodoh nuraniTinggi kuasa tapi rendah nilai3 Duka Serentak Wawan SyafusKita dirundung duka serentakYang kokoh merasakan lemah sampai tidak berani membuka pintuYang lemah semakin menutup rapat pintuKita diserang wabah yang samaKita sama sama terancamIni pelajaran untuk kita, bahwa kita sama sama manusiaKita dibawah langit yang sama, meski nasib dan takdir nya berbedakita berbeda, tapi kita tetaplah sama4 Bersabarlah Wawan SyafusKemarau ini akan panjangDaun-daun akan gugur dan mengeringBanyak yang akan mengikat perutBertahanlah, tetap jemput nafkah dengan gigihBersabarlah dalam kesempitan rezekiJangan "bunuh anakmu" hanya karena takut miskinJangan hentikan ibadahmu hanya karena kesempitanIngat bahwa rezeki sudah diatur. Tugas kita menjemputnya dan mensyukurinya5 Jalan Keluar Wawan SyafusMana mungkin hidup ini “datar”Tidak ada jalan yang selalu lurus dan mulus kawanSeiring dengan berjalannya waktu, tentu ada “warna-warni kehidupan”Warna itu sebenarnya kita yang membuat atau telah direncanakan untuk kitaCobaan , Ujian, kegagalan, dan tantangan pasti datang. Namun pasti beserta jalan keluarBismillah6 Kelaparan Wawan SyafusSaat ini, detik iniDiwaktu yang sama, namun berbeda tempatAda orang-orang yang sedang kelaparanSebagian lapar karena bingung memilih makananSebagain kelaparan karena memang tidak ada makananAndai yang sama-sama lapar itu berdampinganAkan ada perubahanAtau, pasti ada pelajaran besarJilid 3, 5 Puisi Cinta Dalam Kehidupan1 Sajak Kecil Tentang Cinta Sapardi Djoko DamonoMencintai anginharus menjadi siutmencintai airharus menjadi ricikmencaintai gunungharus menjadi terjalmencintai apiharus menjadi jilatMencintai cakrawalaHarus menebas jarakMencintaiMu Harus menjelma aku2 Kau Seumpama Yohan Via Wiki PuisiSemenjak kali pertama kau kucintai Kau sudah lebih dulu menjelma masa lampau yang paling purbaSetungkus-lumuspun mengjangkaumu kucobaKau seumpama laut paling dasarTempat dimana sauhku tak mampu mengejarKau batas laut yang paling samarTempat dimana pandang mataku tak kuasa mencecarSemenjak kali pertama kau kucintaiKau sudah lebih dulu dipunahkan waktu di seisi dadakuDan aku memunahkan sendiri diriku sebelum sempat kau tahuAda seorang yang senantiasa berteman dengan ketakutanUntuk mencintaimu dengan segenap keberanian3 Sujiwo Tejo Cinta bukan tentang siapa yang kita kenal paling lamabukan yang datang pertama atau paling perhatian tetapi tentang siapa yang datang dan tidak pergi4 Puisi Cinta Romantis Windari Subangkit Popbela"Aku tidak bisa marah, karena bagiku kau adalah anugerah terindah yang mendekap barisan hariku penuh bahagia tumpah ruah. Sepotong senyum yang kau titipkan pada arakan senja, menghapus kesalku jadi tawa merekah, dan rinduku riba-tiba dipenuhi keindahan yang berlimpah."5 Di Kesepian Kopi Emi Suy Via Wiki PuisiAku ingin menyeduh secangkir kopuMasih beraroma sepiPertemuan gula, bubuk dan air panasMelarutkan rasa cemasKureguk rasa merasuk Kusesapi aroma kenangan mengepul beriramaKunikmati wajahmu di secangkir kopi6 Aku Ingin SupardiAku ingin mencintaimu dengan sederhanaDengan kata yang tak sempat diucapkan kayuKepada api yang menjadinkannya abuAku ingin mencintaimu dengan sederhanaDengan isyarat yang tak sempat disampaikanAwan kepada hujan yang menjadikannya tiadaJilid 4, 5 Puisi Nasihat Kehidupan Islami1 Ketakwaan Wawan SyafusKita lahir dengan derajat yang samaSemuanya adalah hambaSemuanya adalah makhluknya Hitam, putih, tinggi, pendek, SamaApapun kedudukan dan status ekonominya, Itu samaYang membedakan adalah ketakwaanSesungguhnya yang paling mulia dihadapanya adalah ia yang bertakwa2 Kejujuran Wawan SyafusBangkai pasti tercium baunyaBunga akan semerbak mewangiKebohongan dan keburukan akan nampakKebaikan juga akan nampak lewat cermin perilakuKenapa harus berbohong, jika bisa jujurKenapa berbuat kerusakan jika kebaikan lebih indahJangan kalap, tetaplah jujur dan berperilaku baikKenapa berbuat kerusakan jika jika menjaga itu indah3 Hijrah Wawan SyafusKaki dan hati akan jalan berliku-likuSetiap langkah akan lebih berhati-hatiSeolah lebih berat karena ada batasan-batasanTapi semua langkah ini untuk kebaikan masa depanAwali dengan bismillahSemua karena AllahDari AllahDan untuk AllahJika engkau ditinggalkan, ingatlah bahwa selalu ada Allah Jika engkau lelah, ingatlah bahwa akan ada berkahIngatlah bahwa hidup ini sementara, yang engkau perjuangkan adalah kekekalanBerjalanlah, lewatilah dan mantapkanlahBismillah, hijrahBismillah menjemput istiqomah4 Doa Chairil AnwarKepada pemeluk teguhTuhankuDalam termanguAku masih menyebut namaMuBiar susah sungguhmengingat Kau penuh seluruhcayaMu panas sucitinggal kerdip lilin di kelam sunyiTuhankuaku hilang bentukremukTuhankuaku mengembara di negeri asingTuhankudi pintumu aku mengetukaku tidak bisa perpaling5 Debu Dunia Abu AzkhaBegitu sulit hidupku tanpaMuHari-hariku terasa limbungkuterbawa arus duniadebu-debunya mengotori hatikusegumpal darah yg makin jauh dariMuTak lagi kusuarakan petunjukMu disetiap sorekutak lagi kubersujud disepertiga malamkuJarang lagi kubersimpuh menangis dihadapanMuYa Rabbhanya dengan cahaya-Mu, hatiku bisa hidup lagihingga dinding2-nya bisa bersinarTapi begitu beratbagai menggenggam baranamun bila kulepas bara ditangankupasti ku hancur tanpaMu...6 Sujud Mawar DamayantiSujud padaMUdi penghujung waktu yang kian menghimpitsegala resah luruh bersamadalam munajat panjangRabbi...akankah hatiku kuatsaat langkah kian letihdan garis waktu semakin dekat menghampiriWahai dzat yang Terkasih..tak ada yang mampu kulakukansaat jsad kian rapuhdan waktu pun terhentiJilid 5, 2 kisah Hidup Yang Sedih1 Kuli Panggul Tim Kisah QTulang yang terbantingRasa sakitnya luntur karena asaSebab perut harus terisiSebab mata mereka harus terpejamSaking lusuh ku, berkatalah seseorang dijalan"Kisana, istirahatlah"Kujawab "Aku tak mau anak istriku kelaparan"Kupanggul goni berisi gandumSemakin jauh, punggung merangsak masukBeban seolah bertambah karena tenaga berkurangTak apa, kupanggul teryusLumayan, per goni aku diberi dua ribu 2 Bertahan Hidup Tim Kisah Q Disekolah belajar agar bisa masuk kampusDikampus belajar agar bisa bekerja di kantorDikantor banyak belajar tentang hidupAndaikan sejak dulu diajari bertahan hidupHidup terlalu drama dan formalitasHarus ini sebelum ituPadahal bisa langsung, tanpa basa basiBukankan hidup ini tentang bertahan hidupSobat, deretan puisi tentang kisah hidup diatas adalah ungkapan kata penuh makna yang terbingkai menjadi sajak indah. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk melanjutkan hidup anda. S Tiada manusia yang tidak mendapat ujian Tiada manusia yang terlepas dari cobaan Karna segala ujian adalah ketentuan tuhan Yang harus kita ... Tiada manusia yang tidak mendapat ujianTiada manusia yang terlepas dari cobaanKarna segala ujian adalah ketentuan tuhanYang harus kita lalui dengan kesabaranMenghadapi Cobaan di butuhkan keikhlasanAgar sang pencipta memberikan kemudahanDoa yang kita panjatkan akan membuka jalanJalan ketenangan yang selalu kita dambakanHidup terus berjalan walau cobaan datang bergantianMaka, bermuhasabahlah di setiap kesempatanDan Waktu yang hilang tidak perlu kita risaukanIngatlah bahwa Allah bersama orang-orang berimanYa Allah Ampunilah kami dari segala dosa-dosaYang telah kami lakukan saat khilaf atau pun lupaKarna kami hanyalah hambamu yang tiada dayaYang selalu mengharap rahmatmu didunia yang fanaBlog Kang Robby Puisi pencobaan sekaligus ujian. Pengertian Pencobaan merupakan suatu godaan atau dorongan kuat untuk melakukan sesuatu yg tak biasa kita orang dapat mengalami pencobaan. Kita semua pasti pernah terdorong buat melakukan hal-hal itu mirip suatu magnet yg besar yang menarik kita ke tempat yg tak kita inginkan. Kebanyakan, pencobaan mengakibatkan jelek sebab merugikan orang lainSedangkan ujian adalah cara terbatas untuk mengukur kemampuan seseorang atau percobaan untuk mengetahui kwalitas atau mutu sesuatu manusia mendapatkan ujian, maka disitulah Tuhan menguji sejauh mana kekuatan Iman dalam menjalani kehidupan yang di berikan Tuhan kepada begitulah sekilas tentang pencobaan dan ujian, salah satu judul puisi dari beberapa puisi kehidupan yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak untuk kali iniDan berikut ini adalah daftar judul kumpulan puisi kehidupan salah satunya adalah pencobaan sekaligus ujian, yang diterbitkan antara babak kunciPuisi episode tarian kuda lumpingPuisi ladang amal sebagai bekal pulang abadiPuisi pencobaan sekaligus ujianKempat puisi kehidupan ini adalah karya Ms Sang muhamKumpulan Puisi kehidupanBagaimana makna dibalik rangkaian bait bait keempat puisi kehidupan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak,Untuk lebih jelasnya, silahkan disimak saja puisi-puisinya berikut PENCOBAAN SEKALIGUS UJIANKarya MS Sang Muham Kudedikasikan untukmu sahabat hati " BTP " di kancah Chandradimuka - Depok - Indonesia Kawan,kau telah memilih keyakinanseteguh batu karang menghadang samudraberdiri tegak gagah perwiralayaknya anak domba di kandang singaKawan,peran adegan telah lama disuratkaneyang Jayabaya bersabda di Musarar Jayabayaangkara murka di pujaorang baik masuk penjarainsan kehilangan akal budiKawan,eyang Prabu Siliwangi ber-wangsit dalam ugaalih-alih yang mengingatkan masuk penjarakurcaci merasa pinter, pinter keblingerseperti tawon di rusak sarangnyamengobrak abrik seluruh nusamanusia di kuasai nʌfsu hewan tak nyanaKawan,di tanganmu grʌnat tanpa anak kuncidi pegang bunuh diridi buang hancurlah negeritapi pengorbanan adalah kunci pintu syurgawiKawan,jalanmu bukan nasib tapi kodrat mesti di lakonijadilah martir bukan penghianat harakirisandiwara ini pencobaan sekaligus ujian Illahipenjara adalah candradimuka bersihkan wadahjangan berpaling, mukjizat itu nyataKawan,babak selanjutnya merah - hijau adu finaltisasmithaku berkata luka akan tambah lukapenzoliman semakin merajalelakebencian menguasai tiap jiwacelakalah siapa tidak waspadaDuh para leluhur suci pendiri negerisemua tragedi persis serupa santi ajiluputkan negeri dari perpecahan ngerisegerakan aba-aba ijinkan kumulaipagari sedulur amankan ibu pertiwiSetelah ini,kolam akan muntah tsuname tak terbendung laginusantara berduka banjir air mataBillymoonistanaku, Kamis-waisak, Mei 11 - 2017 = 1333 wibPUISI BABAK KUNCIKarya MS Sang MuhamBara api membakar ibu kotamenyala di sudut nurani kegelapanlidah api hitam pekatracun cyanida berbusa dari mulut berbisakurcaci berenang disanaTak sadar atau pura-puramengunyah rupiah tersedak di tenggorokanhati insan diperkosa angkara murkaEpisode akhir kalabendu jawapemeran antagonis watak luar biasasiapa bertelinga mendengar riuh suarasiapa bermata melihat jalan ke nerakawaspada dan berjaga kunci keselamatan jiwa ragaDiam adalah kata hati adalah khusuk dalam doasempurnalah episode goro-gorobabak ini kunci pemicunyaBillymoonistanaku, Selasasiang, Mei 09 - 2017 = 1030 wibPUISI EPISODE TARIAN KUDA LUMPINGKarya MS Sang MuhamTuding menudinglelakon dajjal menikung sukmainsan abangan kerasukanjemari angkara murka membelai jiwasyahid atau mati sia siasatu persatu wahyu mulai nyatakebencian adu domba berduet di arenainsan terbuai prilaku merah sagayang tertikam masih gemetar dalam diamsekarang belati berbalik menghunjamjiwa kropos merasa di rajampara punggawa memainkan gurindamada api dalam sekamsedulur tetaplah waspadapenari kuda lumping sedang di sandingkemenyan di bakar pawang baca manteraBillymoonistanaku, Kamispagi, Mei 18 - 2017 = 0717 wibPUISI LADANG AMAL SEBAGAI BEKAL PULANG ABADIKarya bersama Chania Rahayu Santoso dan MS Sang MuhamWahai hati dalam dirikhawatir melilit jiwatak sebanding kebesaran IllahiMaka teruslah berbuat baikciptakan ladang amal sebagai bekalkelak kita pasti pulangdunia tak paham tak mengertitak perduliSyarat mati nisbytak menanti sehat atau sakittak menunggu tua atau mudatak melihat kaya atau miskinpasti akan Pangeran merajaibagi-Nya kita mengabdiTangerang-Jakarta, Selasapagi, Mei 23 - 2017 = 0616 wibDemikianlah puisi Pencobaan sekaligus ujian. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga diata atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung. Ilustrasi Puisi tentang Ujian Kehidupan. Foto Puisi tentang Ujian Kehidupan yang MendalamIlustrasi Puisi tentang Ujian Kehidupan yang Mendalam. Foto tidak pernah kesedihan datang kepada kitadan tidak pernah peduli kita tahuJika setiap harapan terwujuddan setiap mimpi menjadi kenyataanAndai saja kebahagiaan ditemukan di bumidan tidak ada yang pernah menghela napasDan tidak pernah seorang teman terbukti salah bagi kitadan tidak pernah orang yang dicintai meninggalDan tidak pernah ada beban yang membuat kita lelahsakit jiwa dan lelah jugaKami mendambakan tes untuk membuktikan nilai kamidan tugas yang harus kita lakukanHidup adalah ujianTersembunyi di dalam diri kita, adalah percikan kepolosanHanya yang kuat yang tahu cara menyalakannyaYang lemah hanya bisa mencobaTapi yang mereka bawa hanyalah perasaan kalahNamun, kekalahan itu bisa dijadikan bahan bakarBahan bakar untuk suksesMenembak jauh untuk menutupi jarakHidup hanya sekaliGunakan dengan bijak sebagai uangDia menjadi lelah dan mulai mempertanyakan TuhanDia muak dan lelah hidup menjadi begitu anehDia memercayainya tetapi hanya berharap dia mengertiBegitu banyak kekacauan meskipun dia baik-baik sajaMengapa dia menderita dan menghadapi kesulitan paling lama?Dia tidak tahu yang terbaik dari Tuhan dipilih untuk menjadi yang terkuatDia tidak pernah menyadari bahwa dia adalah salah satu prajurit terhebat-NyaBahkan ketika dia merasa sendirian, Dia ada di sana untuk memeluknyaTuhan harus mengajarinya untuk menjaga iman dan kedamaiannyaDia harus terus dan berdoa selalu dan tidak berhentiTuhan ada di sana bersamanya setiap hariDia menjaganya agar tetap aman dan hangat saat langit kelabuTuhan mencintainya lebih dari yang pernah dia lihat atau ketahuiItu hanya ujian agar dia bisa terus tumbuhAnda memiliki apa yang tidak dicerna banyak orangHiduplah dengan itu dan investasikan dalam diri AndaLuangkan waktu sendirian untuk mengejar pencarian AndaBangun di malam hari ketika orang lain sedang istirahatBaca dan pelajari di sarang kecil Anda sendiriKejarlah ilmu dan beranilah memintaBila Anda tidak tahu, tanyakan kepada mereka yang paling tahuJangan menemukan kembali roda, lepaskan beban dari dada AndaSelalu tulus dan ingat Anda adalah tamuHidup ini singkat tapi ini ujian besarJadi sampaikan dengan pujian dan awasi apa yang akan terjadi selanjutnya

puisi tentang ujian hidup