A Kenapa begitu penting kehadiran Allah dalam hidup kita. Kehadiran Allah akan merubah sesuatu yang supernatural menjadi natural. Kehadiran Allah akan menjadikan kebutuhan hidup kita terpenuhi terus menerus. Kehadiran Allah akan menjadikan kita terus menerus menyembah Allah, merasakan damai sejahtera Allah. Wahyu 5:12-13 "Anak domba Allah yang LirikLagu Rohani, lagu rohani populer Pujian Kristen. Lirik & Chord - Download lagu MP3 Rohani terbaru. Allah muli-a Imanuel, Allah beserta Penebus ajaib, Firman kekal [English] Jesus Name Above All Names Jesus, 4/22/2013 05:32:00 PM Verse Bangkitlah wahai gereja Tuhan Kenakan slengkap senjata Allah Majulah Allah beserta kita Berperang TuhanYang Selalu Menyertai. “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita” (Matius 1:23). Pada renungan pagi ini, saya akan memulai dengan memberikan sebuah ilustrasi pendek. Pada suatu hari, ada dua orang (Jony dan Beny Tuhanbeserta kita namaNya. Dialah tanda tetap bahwa Allah menyanyangi kita. Maka marilah kita panjatkan doa kepada. U.Tinggalah beserta umat-Mu ya Tuhan L. Bagi Gereja kita: Ya Bapa semoga iman akan perutusan Yesus tetap mendorong Gereja untuk selalumemperbaharui diri, umat dan masyarakat seturut kehendakMu. Marilah kita mohon AllahBeserta Kita. 8 November 2020. GI Purnama. Yang menarik, ternyata penjelasan ini sama dengan penjelasan untuk anak laki-laki bernama "Imanuel"--artinya "Allah Beserta Kita"--yang menjadi tanda bagi penyertaan Allah kepada Raja Ahas dan rakyat Kerajaan Yehuda (7:14,16). Kesamaan ini berarti bahwa ada kemungkinan bahwa perempuan muda dppNGDS. “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti Allah menyertai kita. Matius 123 Kata Yesus kepadanya Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” Lukas 2343 Dapatkah teman-teman menjumpai persamaan di antara kedua ayat di atas? Ya, persamaannya adalah kata kunci bahwa Allah beserta dengan manusia. Dari sejak sebelum kelahirannya, Allah sudah menyatakan janji-Nya, bahwa Ia akan bersama dengan manusia. Imanuel. Imanuel Allah Beserta Kita Imanuel Allah Beserta Kita Lalu sepanjang hidupnya, Yesus selalu berhubungan dengan sesama manusia. Yesus mengajar orang banyak, menegur mereka yang munafik dan bersalah, menjamah dan menyembuhkan mereka yang sakit, mengusir setan dari orang yang kerasukan, dan membangkitkan orang mati. Tidak sampai di situ saja, sesaat menjelang kematian-Nya, kasih dan janji Allah juga tetap terdengar. Ya, Allah akan bersama dengan manusia di Firdaus, selama-lamanya. Dari pembacaan di atas, kita bisa belajar minimal 2 hal. Pertama, Allah begitu mengasihi dan selalu bersama dengan manusia. Dari sejak jaman perjanjian lama, Allah selalu berjalan bersama dengan manusia, yang diwakili oleh Bangsa Israel. Walaupun kadang-kadang Bangsa Israel sering membuat Tuhan Allah marah dan murka, Tuhan tetap mengasihi mereka. Kasih Allah ditunjukkan lewat hukum-hukum dan peraturan-peraturan yang diberikan dan mujizat perbuatan ajaib yang Allah nyatakan bagi mereka. Tapi tetap saja, Bangsa Israel berpaling dari Allah dan malah menyembah ilah lain. Lalu apakah kasih Allah lantas sirna dan pudar? Tidak, Allah tetap mengasihi manusia. Allah menunjukkan kasih-Nya itu dengan mengirimkan Yesus Kristus sebagai penyelamat manusia. Yesus hadir di dunia untuk mengadakan pendamaian atas dosa. Segala upah dosa dan murka Allah ditanggung Yesus di atas kayu salib. Kasih Allah terpancar dari salib. Selanjutnya Paulus juga dengan tegas menyatakan Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang diatas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita Roma 838-39 Yang kedua, di dalam Kristus dan melalui kuasa Roh Kudus, Allah menyelamatkan orang bertobat dan bukannya semua orang akan diselamatkan. Yang diselamatkan hanyalah mereka yang percaya kepada Yesus Kristus dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya pribadi. Yesus tidak berkata, “Hari ini semua akan beserta dengan Aku di Firdaus.” Yesus juga tidak mengatakan bahwa kedua perampok yang disalibkan bersama-sama dengan Dia, baik yang bertobat maupun yang tidak, akan dirangkul-nya dan dibawa-Nya ke Firdaus, TIDAK. Yesus berkata, “Hari ini juga, engkau akan bersama-sama dengan AKu di dalam Firdaus.” Berarti orang lain tidak dibawa-Nya ke Firdaus, melainkan hanya orang yang bertobat dan mengenal Kristus dengan sesungguhnya. Mereka yang tidak bertobat dan hanya mempermainkan Alkitab untuk kepentingan agama sendiri akan binasa dengan dosanya sendiri. Hanya mereka yang bertobat akan diselamatkan. Allah adalah Maha Pengasih dan Maha Kasih. Bila kita yang dengan rendah hati mengaku segala dosa yang kita lakukan, Allah akan memberikan pengampunan-Nya. Pengampunan-Nya cuma-cuma kita dapatkan, tapi bukan murahan. Pengampunan terjadi dengan pencurahan darah yang suci dan kudus, darah Yesus. Melalui karya keselamatan yang dikerjakan Allah melalui kematian Yesus di kayu salib, kita dibersihkan dan dilayakkan untuk mendekat kepada Allah. Kita bersama dengan Allah selama-lamanya. Allah beserta kita. Imanuel. Sumber Gambar BlogSpot Recommended for you Franky Sihombing, Lirik Lagu Rohani Indonesia 1,170 ViewsLirik Lagu Rohani “Imanuel”Penyanyi/Artist Franky Sihombing Album Lagu – Tahun Rilis – Key –Verse 1Imanuel, Imanuel NamaNya disebut Imanuel Allah serta dengan kita NamaNya disebut ImanuelEndingImanuel, Imanuel NamaNya disebut Imanuel Pendeta Fridolin Ukur dalam sajaknya mengatakan, bahwa Natal adalah sebuah peristiwa ketika langit dan bumi berciuman. ”. Natal menembus batas langit dan bumi. Menerobos batas antara kaya dengan miskin, gedung megah dengan gubuk-gubuk papa, garasi dengan kandang hewan, bahkan antara singa dengan domba. Sang Imanuel memperdamaikan kita semua dan menyelamatkan kita dari dosa”. Pembacaan kita dalam Matius 118-25, mengisahkan dua hal Pertama, tentang keputusan Yusuf yang luar biasa untuk taat pada rencana dan kehendak Allah. Allah melibatkan Yusuf dan ketaatannya untuk mewujudkan rencana penyelamatan bagi manusia. Kedua, tentang Yesus sang Imanuel yang kelahiranNya adalah dari Roh Kudus. Ia menggenapkan nubuat para Nabi dan Ia adalah sang Imanuel Allah menyertai kita Hari ini kita bisa merayakan sukacita Natal. Itu tandanya kita mengalami penyertaan Sang Imanuel di hidup kita. Imanuel hadir di dalam rumah kita dalam pergumulan tiap - tiap keluarga. Imanuel menyertai kita di tempat – tempat kita bekerja dan melayani. Sang Imanuel menemani anak-anak kita di sekolah. Setiap saat Imanuel beserta kita. Oleh sebab itu, di perayaan Natal ini hendaknya kita memberikan tempat yang layak bagiNya. Dan tempat yang layak bagi Sang Imanuel adalah hati kita. Kalau minggu adventus adalah saat-saat di mana kita membersihkan hati dan mempersiapkan tempat bagiNya, maka ketika perayaan Natal adalah saat di mana kita benar-benar datang dengan hati yang jernih dan bersih. Sang Imanuel itu tidak melihat siapa kita, bagaimana latar belakang kita. Ia melihat hati kita yang memiliki ketulusan, yang taat, yang bersyukur, yang bersukacita menerimaNya di hidup kita dan membagi sukacita dan damai itu bagi sesama kita. Natal yang dikaruniakan Allah kepada kita adalah hidup dan mati kita. Natal bukan hanya dirayakan sekali setahun lalu usai. Tapi Natal adalah pesta yang kita lakukan sepanjang tahun. Natal adalah nafas yang kita hembus setiap hari, jantung yang mendenyuti kehidupan kita, dan darah yang mengaliri urat-urat nadi kita. Karena setiap hari dalam hidup kita ada “Imanuel”, Tuhan beserta kita. “Imanuel, Tuhan beserta kita” adalah sebuah pernyataan Ilahi yang memberi jaminan bahwa Allah tak sedetik pun meninggalkan kita. Pernyataan ilahi ini sungguh luar biasa! Karena pernyataan ini datang dari langit, dari Sang Pemilik kehidupan. Allah yang Tak terbatas rela menjadi manusia yang terbatas. Anak Allah rela menjadi manusia agar manusia dilayakkan menjadi anak - anak Allah. Ini sungguh luar biasa. Natal adalah peristiwa yang luar biasa, sebab itu kita kita tidak boleh menjadikannya peristiwa yang biasa-biasa saja. “Imanuel, Tuhan beserta kita” adalah pernyataan Ilahi yang ditujukan kepada semua orang dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan, suku dan bangsa, strata sosial, dan tradisi. Natal adalah pernyataan kehadiran Allah yang menyertai umat manusia dalam seluruh gumul dan juang, dan dalam jerih dan lelah, dalam suka dan duka, dalam untung dan malang. Allah menjadikan Diri dan kehadiranNya sendiri sebagai berkat untuk manusia. Peristiwa dan kenyataan itulah yang hendak kita syukuri dalam Natal. Ingatlah bahwa Natal pertama bukanlah pesta bertabur cahaya gemerlap, tetapi perayaan yang bertabur cinta, kasih, dan perdamaian. Karena itu Natal menjadi saat untuk pembaharuan komitmen iman, ketaatan dan kesetiaan untuk mengikuti jejak langkah Yesus dalam ketaatan seperti yang Yusuf lakukan Marilah rayakan Natal dalam rasa syukur atas penyertaaan sang Imanuel. Rayakanlah Natal dengan komitmen hidup dalam ketaatan seperti Yusuf. Rayakanlah Natal dengan komitmen hidup dalam hikmat Allah sebagaimana tema Natal bagi kita tahun ini. Dunia saat ini sangat membutuhkan damai sejahtera. Permasalahan dan pergumulan datang silih berganti dalam kehidupan manusia. Banyak orang menjadi putus asa dan tak berpengharapan. Umat Allah pun mengalami keputusasaan dan tidak berpengharapan lagi. Tapi Natal Yesus memberi harapan. Harapan dalam damai, kasih dan sukacita. SELAMAT MERAYAKAN NATAL YESUS KRISTUS. Lirik Lagu Rohani "Imanuel". Merupakan lagu rohani hasil karya JPCC Worship yang juga dinyanyikan oleh tim JPCC Worship itu sendiri. Lagu tersebut adalah lagu yang begitu terkenal pada waktu itu, dimana mendapatkan tanggapan positif dari para pendengar dan jemaatNya. Lagu inipun masih dinyanyikan dan dapat dilihat di membawakan lagu "Imanuel" tersebut menggunakan tempo Adagio lambat yaitu 72 ketuk per menitnya. Tempo tersebut bisa dimainkan juga pada MM Metronome Malze = 66 - 76 BPM Beats per Minute / ketuk permenit. Tempo Adagio tesebut bisa diukur dengan alat musik Keyboard atau dengan aplikasi metronome yang didownload pada Lagu Rohani "Imanuel"BAPA KUDATANG DAN BERSERAHKUNYATAKAN KAU YANG BERKUASADALAM GELAP KAU SETIAKAU CAHAYA HIDUPKUKAU KUATKAN AKU BERTAHANKAU HARAPAN DALAM KESESAKANKAU BUKTIKAN KESETIAAN-MU TUHANENGKAU ALLAH IMANUELBAPA KUDATANG 'TUK MENYEMBAHKUNYATAKAN KAU YANG BERTAHTADALAM LEMAH KAU SEMPURNAKAU CAHAYA BAGIKUIMANUEL, IMANUELENGKAU BESERTAKUIMANUEL, IMANUELENGKAU ALLAH BESERTAKULagu "Imanuel" bisa dinyanyikan mengikuti seperti di YouTube dengan mengetik judul lagu serta penyanyinya. Atau bisa dinyanyikan dimulai dari awal verse1 hingga chorus pada lirik "Kau kuatkan aku bertahan" lalu masuk interlude. Kemudian masuk ke verse2 pada lirik "Bapa kudatang tuk menyembah" lalu ke chorus diulang 2 kali lalu interlude. Setelah itu ke bridge pada lirik "Imanuel, Imanuel" diulang 3 kali lalu ke chorus lagi diulang 2 kali dan ending. Lihat juga Persembahanku.

lagu imanuel allah beserta kita